Heart adalah film drama Indonesia yang dirilis 11 Mei 2006 yang disutradarai Hanny R. Saputra serta dibintangi oleh Nirina Zubir dan Irwansyah.
Film drama ini menceritakan tentang kisah cinta dua remaja dari kecil
sampai dewasa, walau situasi tidak memungkinkan karena adanya wanita
lain.
Suatu hari disebuah toko buku, Farrel bertemu dengan seorang gadis penulis komik bernama Lunna . Farrel jatuh cinta pada pandangan pertama dan mengharapkan Rachael untuk membantunya meluluhkan hati Lunna. Tiba-tiba Rachael merasa cemburu, perasaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Lambat laun ia mengubah penampilannya menjadi feminim dengan maksud mencari perhatian Farrel
Suatu hari tanpa disengaja Rachael mendapati Farrel dan Lunna berciuman dan ia pun berlari tanpa tujuan. Akibatnya ia tertabrak dan kakinya harus diamputasi. Pada saat yang bersamaan, Lunna jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit yang sama dengan Rachael. Disanalah Rachael mengetahui betapa besar cinta Farrel kepada Lunna, dimana ia membutuhkan donor hati untuk bertahan hidup.
Rachael akhirnya bersedia mendonorkan hatinya untuk Lunna jika ia sudah meninggal. Farrel dan Lunna menikah, dan saat mereka bermain ditempat Farrel dan Rachael biasa bermain, Farrel naik keatas rumah pohon yang dibuatnya dengan Rachael dan terkejut ketika mendapati tulisan "Rachael love Farrel" disana. Farrel pun baru sadar bahwa Rachael menyukainya sejak kecil.
Film diakhiri saat Farrel menangis diatas rumah pohon itu, selagi suara Rachael menarasikan dialog terakhir dari film, bahwa dengan mendonorkan hatinya pada Lunna, Rachael bisa terus hidup sebagai hati yang peduli terhadap Farrel.
Dan sebuah surat yang di buat rachel untuk farel yang berisi :
“Farel..sahabatku., aku menulis surat ini sambil mengenang persahabatan kita yang penuh dengan kegembiraan dan tawa. Sejak kecil main basket bersama-sama, lari-larian di kaki bukit. Kamu membuatkanku mahkota indah dari dedaunan..Semua itu terlalu indah untuk ku kenang. Persahabatan kita begitu dekat, sampai tiba saatnya kamu jatuh cinta pada Luna. Sulit sekali ingin kujelaskan perasaanku. Aku gembira melihat kamu bahagia, tetapi..entah kenapa aku juga tiba-tiba merasa kehilangan kamu. Kadang aku cemburu, karena kamu tidak punya banyak waktu lagi untukku. Sungguh aku sangat terpukul, ketika dokter bilang kakiku harus diamputasi. Tanpa kaki..aku tidak akan bisa lagi bermain basket sama kamu, sambil tertawa berkejaran dalam hujan. Pada akhirnya aku menyadari, aku tidak ingin kehilangan kamu Farel. Tapi saat perpisahan itu pasti akan datang juga. Karena aku tahu, kamu sangat mencintai Luna, suatu ketika kamu akan menikahi-nya. Aku ga mau ada kata-kata perpisahan diantara kita Farel. Untuk itulah akhirnya aku memutuskan untuk mendonorkan hatiku pada Luna. Dengan hati yang ada di tubuh Luna, maka aku masih bisa terus mendampingimu Farel., bahkan sampai kamu menikah dan punya anak. Lalu hatiku yang kudonorkan pada tubuh Luna. Aku bisa terus bersamamu. Melalu hatiku yang kini ada di tubuh Luna, dengan cara itu aku mencintai-Mu, Farel..”^^